Wednesday, September 19, 2012

Jepang


Hay hay hay, ada apa gerangan dengan negara yang disebut negeri Sakura yang satu ini? Sebenarnya there is nothing to explain here. Cuma, Cici suka salut sama negeri yang sering pula disebut negeri Matahari Terbit (biasa disebut oleh orang China , karena terletak di timur China). Bukan suka aja, tapi emang salut buanget nget nget.

Anw, ada beberapa hal yang mustinya kita contoh dari negara ini. Coba tebak, apa hayooo? 

Nah, kalo Cici diberi waktu untuk menjawabnya. Mungkin yang paling pertama melintas adalah "On Time" nya orang-orang Jepang. As we know, Jepang merupakan negara yang sangat terkenal dengan tepat waktunya. Ini bukan hanya suatu tradisi turun temurun, tapi juga sudah menjadi kebiasaan mereka. Sering banget lihat di TV tentang bagaimana budaya mereka dalam menghargai waktu. So, that can be the evidence based on true story. Tak bisa mengungkapkan apa-apa, karena kadang (ato malah sering) Cici sendiri masih belum bisa menghargai waktu sepenuhnya. Bermalas-malasan nggak jelas. Dan hal-hal yang nggak jelas lainnya yang bisa menyita waktu, sehingga produktifitas dan kualitas waktu bisa tersia-siakan. Ujung-ujungnya ada kata, "Andai waktu bisa kembali..."

Selain itu, seperti yang sering kita dengar dari mulut ke mulut selama ini, negeri Sakura mempunyai pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua didunia. Waaaah, banyak dong uangnya yak? *daku tak tahu persis* Tapi nampak kok. Apalagi dunia otomotif dan benda-benda lainnya yang sudah diciptakan oleh Jepang. Yang paling jelas adalah perkembangan dan kemajuan negeri ini. Once again, so proud!!!

Lain nya, sifat kebanyakan orang Jepang adalah "malu" pulang kerja cepat dan "malu" berangkat kerja telat. Onde mande, tak ada komentar nih dengan sifat mereka yang satu ini. Intinya rerata mereka adalah workaholic (baik wanita maupun pria). Dengan jam kerjanya 2450 jam per tahun. Wowwww! Amazing! Nah, saking sibuk dan senangnya mereka dengan yang namanya kerja, nggak dikit juga yang enggan mempunyai anak. Nggak tau sih gimana aslinya disana. Tapi kalo dihubung-hubungin secara pakasa, ada juga kemungkinannya. Karena mereka workaholic alias gila kerja, takut anaknya terbengkalai dan semacamnya.

Hanya saja, pemerintah disana juga bingung karena takut sedikit yang akan melanjutkan masa depan negeri Sakura nantinya. Kalo dalam ilmu medis, negara Jepang menganut asaz (bla bla -> lupa namanya) "Positif" yang akan mengambil bibit-bibit unggul jika terlahir didunia kelak. Oleh karena itu, pemerintah disana mendanai sebanyak 300ribu yen untuk kelahiran anak ke2 dan ke3 dalam satu keluarga. Kalo disini seperti itu, maka akan semakin padatlah Indonesia raya ini. Hahaha, tapi nggak mungkin banget bisa dilaksanain disini, ya nggak? :D

Oya, rerata orang Jepang yang sipit-sipit dan putih-putih kalo berpose didepan kamera menggunakan "peace". Like it. Mereka terlihat semakin ramah dan semakin unyu. Hehehe... Nah nah nah, ramah nya satu lagi. Ramah dan baik hatinya itu loh, nggak ketulungaaaaan... :)

Katanya sekarang banyak dari pekerja di kota pindah ke desa-desa. Mereka lebih memilih being a farmer dari pada kerja di perusahaan-perusahaan yang tidak menjamin kehidupan mereka lebih panjang. Misal: takut kontrak kerja habis dan takut menjadi penggangguran nantinya.

Nb: Catatan ini nggak ada maksud mebanding-bandingkan atau apapun, karena Cici pribadi salut dengan negara Sakura ini. Semoga bisa kesana suatu saat. :D  Amin...

24 comments:

  1. serba disiplin ya disana tapi itu baik harus kita tiru

    ReplyDelete
  2. wah tulisan na sangat bagus ya cici :D

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. loh, kenapa? alhmd seneng2 ajah, apalagi kalo ada yg mau biayain ke Jepang ;p

      Delete
  4. Wah, jadi pengen kesana juga oy! :D Semamgat nabung ya, dik. Mudah2an paling nggak tahun depan bisa berkunjung. Hihi..

    Kakak juga salut sekali sama Japan dan Japanese. Banyak yang perlu kita pelajari dari mereka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ohoy ohoy... semangat banget mau nabung kk. doain ada uang lebih yak... kalo enggak, minta bantuan s-o nih ntar :p amiiiin, semoga di kasih kemudahan n kesempatan.

      Delete
    2. Btw, yang ditulis semua akurat. Kayak udah ke sana :b

      Delete
    3. iya? Alhmd... Hahaha, kan cici juga pernah ngerekam bbrapa referensi yg pernah singgah di otak... :) alhamdulillah yaaaah *syahrini's style*

      Delete
  5. kyknya disana workaholic org2nya ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sangat. Tp walopun gt, mereka ttp ramah n rendah hati... :D

      Delete
  6. jadi inget dua tahun lalu... berlalyar ke jepang hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, Gielz sudah pernah ke Jepang? Gimana disana? Enak g? :p bagi2 dung pengalamannya... :D

      Delete
  7. saya pengen ke jepang, pengen liat gudam 1/1! hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gudam? Apa tu Ri? Robot2 kah? Hahaha... Ayo kesana... :p

      Delete
  8. selain dari gadis-gadisnya yang KAWAI.... hal lain yang saya suka dari jepang adalah manganya....... hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, iya betul. Mereka terkenal dgn manga nya. :D

      Delete
  9. tapi ngeri dengan harakirinya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. harakiri? Yg suka bunuh diri itukah? *wah, banyak g tau nih, istilah2nya* :p

      oya, kalo yg bunuh diri gitu, mungkin jg udh jd tradisi disana. Prinsip kbnyakan mereka disana: lbh baik mati drpd hidup menanggung malu.

      Delete
  10. rajin sekali orang disana bekerja beda banget dengan suatu negara yang oknum2nya masuk paling akhir pulang paling duluan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya naudzubillah aja lah, semoga g selamanya spt itu. :)

      Delete