Sunday, July 22, 2012

Jangan Sesali Apa yang Terjadi

Ternyata jurang yang memisahkan kita
Ku tambah lebah dan curam
Tapi cintaku tak kan pernah padam
Seperti disaat cintaku bersemi
Bahkan makin dalam dan tak bertepi


Angin berhembus dengan semilirnya
Mendesak dedaunan
Bunga yang mekar bergoyang-goyang
Kapankah kumbang datang menghisap madu darinya
Lalu dibelai dengan tiupan sayup yang lembut
Agar bunga tidak terkulai layu


Minggu, 18 November 1990


5 comments:

  1. waduuuh gia meleleh nih baaca puisii yang ini.
    tahun 1990, sudah lamaaa sekaleee

    ReplyDelete
  2. iya nih mbak gia... ini coretan pena tahun 1990 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. woww 22 tahun yang lalu berarti yah.. luar biasa.. \^0^/
      tahun segitu gia belum lahir nih hehe

      Delete
  3. iya nih Gia... Itu curahan hati dari ayah-ibuk ku (lely.ar)... Btw, emang Gia sekarang umurnya berapa? Jangan-jangan 1 letingan lagi kita :D

    ReplyDelete