Thursday, May 10, 2012

Kok Bisa Sih?

Banyak pertanyaan yang harus tak jawab dengan pertanyaan "Kok Bisa Sih?" Sampe2 kadang bingung mau jawabnya gimana :( 

Kisah ini dimulai sejak di bangku perkuliahan...

"Kok bisa sih, badan cici makin gemuk padahalkan anak kedokteran?"

-> Mereka menganggap kalo anak2 kedokteran itu pada kurus2 semua dan kutu buku semua. Hahaha, nggak semuanya gitu kok. Dimana2 biasanya bervariasi dan ada juga samanya, nggak mengenal jurusan (ato universitas). Kalo cici stress ato pusing mah, sering dibawa makan, biar sedikit mengurangi beban pikiran *halah! sok2an* ato kalo nggak tak bawa jalan... Mungkin nggak banyak orang seperti ini, ya nggak? Tapi emang banyak faktornya yah, mungkin ekstrinsik or intrinsiknya (padahal rata2 semua perkuliahan yang bisa bikin tubuh semakin seperti tak berisi, nggak kedokteran aja kok!)... So, just find what your own! It is so relative ;)

Dan "Kok bisa sih" yang lainnya... *buanyak, maap g bisa ditulisin*

Hingga yang satu ini...

"Kok bisa sih, cici aman2 aja didunia luar?"

-> Sebelumnya, kan cici tamatan ponpes ya, jadi dunia dalam itu asrama/ponpesnya dan dunia luar itu selebihnya... Nah, ada yang nanyain cici kayak gitu. Mau dijawab apa coba? Sebenarnya cici yang harus balik tanya, "Emang kamu tau berita ku disini? Bagaimana kehidupan ku?" Eh eh eh, tapi nggak sopan ya... Jadi tak jawab aja pake gurauan. Hehehe... Dalam hati berkata, mustinya kita yang harus menyamankan diri dengan lingkungan di luar (ponpes), karena kemungkinan besar tugas kita sangat amat banyak dalam bermasyarakat, mau nggak mau harus ada stressor, mau nggak mau harus ada masalah. Awal2nya sempat kaget dan minder gitu tapi lama2 menyesuaikan. Mungkin juga banyak yang mengira kalo cici aman2 saja disini? Yaaaaa, nggak juga, jarang nampak aja kali ya *padahal kenyataannya??? doeeeeng!* Banyak pusingnya malah wkwkwk...

Semoga kita selalu dijaga oleh Tuhan yang maha kuasa agar dimudahkan semua permasalahan dan dalam ujian yang ada. Semoga apa yang kita alami membuat kita semakin dewasa on thinking and dewasa to do something. Amin.

2 comments:

  1. Amiiin.... :)

    Seringnya justru kalau kita sudah mengalami hal serupa baru bisa ngerti "oiya ya"

    ReplyDelete
  2. hehehe, iya kak... Kadang mereka yg suka ngomen gitu, terlalu lebay... Tp kalo dah mengalami langsung? Baru tau...

    ReplyDelete