Wednesday, May 30, 2012

Kesalku padamu

Ku tau, aku sedang kesal padamu. Ku tau itu! Jelas sekali yang disinari cahaya hati dan benakku, rasa kesal sedang mengahantui. Ku tau persis itu ada! Tapi bayangan yang tampak, bukanlah 'nyata' seperti yang dilakukan terjemahan sel-sel otakku. Tapi malah 'terbalik' seperti masih dalam proses penterjemahannya, masih diretina. Yah, itu lah yang sering ku rasakan. Tak mengerti, apakah itu baik atau tidak. Ini seperti hanya berlaku untukmu. Tak bisa otakku menterjemahkan dan mengirim impuls kesal padamu. Luluh. Meleleh. Hancur. Hanya itu yang bisa ku lakukan jika berhadapan denganmu. Bisa ku bilang, kau lah segala nya untukku. Maapkan aku, kesalku seolah membuat diriku munafik. Seolah menjadi orang yang terlalu buruk bagimu. Memang buruk. Itupun ku tau! Lagi-lagi aku terlalu tau tentang diriku lebih mendalam. Itulah yang telah ku pelajari darimu. Watakmu yang selalu jujur. Jujur dan murni ke siapa saja. Apalagi kepadaku. Kau amat jujur padaku, hingga terkadang kesalmu membuatku kesal! Tapi tak pernah ku sesali apalagi ingin ku jauhi dirimu. Aku selalu ada untukmu. Selalu. Semoga kita bisa menjadi saling meng-'ada'-kan satu sama lain. Layaknya mata kanan buta yang butuh mata kiri yang bisa melihat normal. Setidaknya kau bisa menemaniku saat aku kebutaan, buta pada kemampuanku sendiri. Semuanya membuat hidupku lebih berwarna. Karenamu, ku bisa banyak tau. Terima kasih untuk mu, selalu ku ucap walaupun mungkin kau pernah bosan kata-kata itu sering keluar dari mulutku. Kesalku padamu, membuat emosiku mengalah pada aksiku. :*

4 comments:

  1. lagi kesal sama siapa sih non? ^__^

    ReplyDelete
  2. Hehehe... kesal sama seseorang yang selama ini cici kagumi bunda... tapi nggak bisa kesal ma dia... :)

    ReplyDelete
  3. membaca ini sepertinya kesal dengan sejuta rasa yang membuat emosiku mengalah pada aksiku :)

    ReplyDelete
  4. iya pak hariyanto... Terima kasih telah berkunjung :) mari kalahkan emosi dgn aksi positive... :D

    ReplyDelete