Tuesday, April 3, 2012

Histologi; Ilmu yang mulai luntur peminatnya

Histologi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur/ bentuk jaringan dan sediaan/ preparat menggunakan mikroskop lalu dianalisa sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan (menurutpemikiransendiri). Kata salah satu dosen cici di kampus, Histologi ni sering tidak diminati banyak orang/ mahasiswa. Alasannya karena nggak ada ketertarikan. Sesuai dengan kata beliau, "Nggak tertarik, Nggak menarik." Bener juga sih ya, kalo kita nggak tertarik dan suka, pasti ujung-ujungnya membosankan dan nggak betah.

Histologi salah satunya, kata sang dosen. Mungkin karena kerjanya ngeliatin yang kecil-kecil terus kali ya? Lol. Ato emang susah? Dan harus punya indera keenam? Ato apa? Sang dokter juga masih menerka-nerka sepertinya, apa sih penyebabnya.

Kalo sudah kerja di lab histologi, jangan dipungkiri. Ini termasuk pekerjaan yang membosankan, memang, sepertinya (katasidosen). Karena, dalam sehari aja bisa sampe 200 preparat yang harus di periksa. Alamak! Buanyak sekali ya... Makanya kurang peminat. Tapiiii, (sesuaikatantudosen) lumayan juga bayarannya. Gaji pemeriksa nya aja Rp. 30.000,- per preparat. Coba deh, dikaliin. Kalo yang meriksanya cuma 1 orang. 200 x 30.000 = 6.000.000 per hari... Wohoho, lumayan banget kan? Ini kalo 1 orang aja sih. Kalo banyak, ya tinggal dibagi berapa orang -> dosen said.

Gila banget. Cici pun langsung berfikir sejenak "Berarti ni dosen banyak juga duit nya" Hahahaha... So, bu dosen bilang: Inget aja bayarannya, jangan susah dan banyaknya. Biar bisa bikin semangat sehingga bisa semakin minat. :D

Tapi, dengan seiringnya waktu, akhir-akhir ini lumayan banyak yang mulai meminati histologi, kata sang dokter. Cuma ada maunya juga... Loh? Kok? Yaaaah, karena ada iming-imingnya juga sih, walopun nggak semuanya. Contohnya ada bantuan dana dari D*K*I yang uangnya lumayan juga sih, 10jutaan kata ntu dosen. Tapi nggak dikit juga yang emang dari hati dan emang berminat. Sayang aja kan, kalo mau ngerjain sesuatu ada maunya dulu baru dikerjain (walopunnggakdisemuasituasi dan lihattempatnyajuga).

Sekian dulu, curhat sang dosen histologi (dosennya asyik banget lo...) Paham, g paham, dipahamin ya... :p

No comments:

Post a Comment