Wednesday, April 25, 2012

33 Pesan Nabi (Vol. 2)

Free stiker!!! Wooooo!!!





Hello mas Djenggoten... Akhirnya ada juga sambungannya... Hehehe... Makin buaguuuuus... :D

Ni, ada beberapa cuplikan isi komiknya...



~
~
~
~
~




~
~
~
~
~



~
~
~
~
~





~
~
~
~
~



~
~
~
~
~







Piye??? Seru kan???
Buruan baca... Yang pertama nya juga ada lo (ternyata belum tak review)..
Aku suka penyampaian hadits2 lewat komik, kayak ini ni...

Sunday, April 22, 2012

When I Moved Into New House

Saat pindahan dari kosan ke rumah, sebenarnya banyak hal yang ku takuti. Beneran. Aku tak mengenal banyak tentang lingkungan di Jawa. Yang ku tahu, orang Jawa itu santun-santun dan ramah-ramah... Tapi alhamdulillah para tetangga (hanya ada 2 kepala keluarga yang paling dekat dengan rumahku) sangat menyambut dengan baik. Terima kasih atas sambutannya... I appreciated it. :D

In February. I move to the -> Sweet home. Little home. Sometimes can feel very cold and sometimes very hot and become steam. So, my home is so clumsy. Till there are so many wood inside my home being moldy. Oh NO! But I love my home so much. Eventhough I was so bored with this or with that, but there is my sister that can make to stay calm dan happy. Thanks sista...

Campur aduk perasaan saat pindahan itu. Tapi selalu ada kakak yang menyemangati bahkan selalu menemaniku secara langsung maupun tidak. Hingga sekarang. Masih menunggu siapakah yang akan menemaniku secara real disini, digubuk kecil yang beruangan luas ini. Tapi pasti aku punya teman. Yah, temanku banyak sekali... 

Karena di pedusunan, jadi disekeliling rumahku lumayan banyak pohon, bambu, sawah dan selalu terdengar jangkrik. Itu yang menemani. Kadang keheningan. Tanpa suara. Kalo sudah waktunya solat 5 waktu, lumayan rame juga karena mesjid sangat dekat dari rumahku. 

Di dalam rumah sendiri, sepertinya aku memang ditakdirkan untuk berteman dengan beberapa binatang kecil. Bahkan binatang yang aku sangat fobia banget. 

Ada semut hitam yang agak besar ukurannya, menurutku tapi tak menggigit. Sangat banyak semut. 

Ada kecoa yang suka dan selalu parkir di atas alas kaki dekat kamar mandi di setiap malam. 

Ada tikus juga kayaknya diatas, nggak apa, asal jangan turun kebawah aja, diatas loteng maksudnya. 

Ada buanyaaaaak sekali cicak. Bukan hanya didinding. cicaknya banyak juga di lantai. Tapi kalo aku ketemu mereka, mereka langsung numput, sruuuut kencang banget merayapnya. 

Ada juga kodok yang sampe sekarang aku tak tahu dari mana asalnya. Hampir sudah 5 x bertemu dengan kodok dan udah dibuang jauh dari rumah dengan bantuan tetangga ato kakak ku karena aku fobia dan bisa teriak kencang bahkan nangis jika bertemu dengan yang namanya kodok. Huft, sekarang ada 1 sepertinya di dapur ato dekat mesin cuci. Tak mau kucari karena biasanya malam ia keluar dan kubiarkan. Hahaha...

Rame juga ya... Semoga aku baik2 saja disini. Doakan ya teman2...

Wanita Tua Itu...

Tadi selepas keluar dari rumah ingin mencari fotocopy yang buka di hari libur ini, ku mengendarai motor kesayangan dengan pelan dan perlahan karena sedang banyak tetangga yang berkumpul bergerombol tak tahu apa yang mereka lakukan, yang pastinya terdengar suara yang tidak asing ditelingaku sejak kuliah di pulau Jawa namun tak bisa ku mengerti sedikitpun karena mereka sepertinya menggunakan bahasa Jawa Kraton satu sama lain. 

Dengan motor yang pelan, aku pun melewati 1 polisi tidur dengan lebih pelan lagi. Dan tak sempat ku sapa bahkan tersenyum pada tetangga-tetangga yang sedang asyik berbicara karena motorku oleg saking lambatnya. setelah melewati 1 polisi tidur, aku pun memilih belok kiri karena disekitar jalan sanalah banyak fotocopy-an (kalo tidak salah). 
Sewaktu hendak belok kekiri, ku lihat seorang mbah putri alias nenek (dalam bahasa Indonesia nya) sedang menyapu jalan yang akan ku lewati. Beliau sudah sangat tua sekali. Kira-kira sudah berusia 80 tahun lebih. Badannya yang kurus, sedikit bungkuk, kulit keriput, tak bergigi, rambutnya hampir semua rata berwarna putih, memakai baju zaman beliau masih belia dulu, baju kebaya (yang lembut dan berwarna biru) tepatnya, tanpa sandal, dan tanpa rasa ragu menyapu dengan sebersih mungkin.

Beliau menyapu tanpa posisi badan yang jelas, apakah kekiri ato kekanan, tak terlalu kuperhatikan. Tapi arah sapuan nya sangat tepat dan rapi sehingga jalanan itupun terlihat sangat bersih dari sampah dedaunan dan sampah lainnya.

Salut! Dalam hatiku berbisik. Sudah tua sekali, tapi masih tetap mempunyai semangat para pemuda bahkan tidak semua pemuda pun bisa sepertinya. Beliau patut diacungkan jempol. 2 jempol kalo bisa. Ingin rasanya aku mengobrol sebentar dengan beliau, tapi menurut saya percuma, toh beliau nggak bisa bahasa Indonesia (kebanyakan orang tua renta di desa tempat saya tinggal seperti itu). Kapan-kapan deh, tunggu ku bisa bahasa Jawa sedikit. :D

Sembari melewati si mbah dan mungkin aku merusak hasil sapuannya, ku lihat wajahnya lagi. Lalu, aku melewati polisi tidur kedua, setelah ban belakangku turun dari puncak polosi tidur, Tuit... Tuiiiiit... Kata motor ku yang khas ada suara itu, ku teringat. Aku pernah melihat wanita tua itu. Yap. Pernah. Waktu aku mengunjungi rumah pak RT, tepatnya. Saat ku bertemu dengan nenek itu (untuk pertama kalinya), beliau juga sedang meyapu jalan. Dan masih dijalan yang sama. Yakni 1 jalan/ 1 gang yang berada disebelah gang rumahku. Nah, iya. Ingatan ku kembali pulih. Beliau sepertinya hanya menyapu di gang/jalan itu saja. Tidak ditempat yang lain. Mungkin sudah kebiasaannya dari dulu dan dijalan itulah mungkin ada rumah beliau. 

Ku tanya pada tetangga terdekatku. Setelah mengunjungi rumah pak RT. Tentangga ku bilang kalo mbak putri/ nenek yang menyapu tadi itu buta. Terdiam sejenak. Jantung berdesir. "Iya po buk?", tanyaku pada tetanggaku. "Iya", sahutnya. "Beliau sudah dari dulu seperti itu. Beliau tidak bisa melihat, tapi sering dan suka menyapu. Dan itu nggak ada yang nyuruh dan nggak pula dibayar. Lihat lah, bersihkan hasil sapuannya?", ibu itu menambahkan. "Sangat bu...", kata ku. 

Tak mau ku bertanya macam-macam lagi pada tetangga ku tersebut tentang keadaan si nenek, takutnya dibilang nggak sopan. Karena aku baru saja pindah di rumah saat itu. Waaaaaah, mantap ya? Kok bisa tho? Menurut ku sih bisa-bisa aja. Cuma aku belum ngerti secara dalam, kenapa beliau bisa menyapu gang/ jalan yang sangat amat panjang dengan menyeret sampah-sampah yang sangat banyak dari ujung ke ujung jalan dengan bersih. 

Wanita tua itu... Adalah wanita pencakar langit walaupun mungkin belum pernah melihat langit sedikitpun. Tapi beliau punya hati. Deep inside her. Beliau punya perasaan dan punya power yang berisi energi sangat tinggi yang tak dipunya banyak orang. Dan itulah orang baik... :D

Earth Day 2012

Seperti biasa, setiap tanggal 22 April dirayakan hari bumi sedunia. Walaupun seharusnya setiap hari (seharusnya) adalah hari bumi. Tapi dengan adanya suatu hari khusus, setidaknya lebih mengingatkan diri-diri manusia bahwa bumi ini harusnya dilindungi dan 

Pagi ini aku bangun sebelum adzan subuh (tepatnya fajar), tak seperti biasanya yang sering telat (hoaaaam). Langsung nonton TV dan mendapati acara 'inovation maker' (kalo nggak salah ini nama acaranya) yang menampilkan 3 macam inovasi terbaru yang belum banyak dilakukan. Beberapa yang mereka buat adalah genteng dan kertas yang ramah lingkungan. Hal ini dilakukan guna untuk mengurangi sedikit penderitaan bumi yang telah banyak dilakukan oleh manusia saat ini. 

Kertas yang berbahan dasar dari kelapa, tepatnya buah kelapanya, diolah sedemikian mungkin dengan cara manual dan sangat simpel yang bisa menghasilkan kertas 0% pulp dan 100% pulp (pulp ini apa? daku juga kurang paham). Sehingga penebangan hutan yang semakin hari semakin meningkat, bisa dikurangi. Bener deh, gimana nggak banjir melulu (dimana-mana)? Mungkin aja ada salah satu penyebabnya dari industri kertas yang melibatkan pepohonan. Tadi sempat ditampilin gambar hutan yang dulunya lebat, sekarang semakin sedikit saja jumlahnya. Gersang. Miris. (hahaha, kayak pahaaaaam aja si cici ini :p)

So, kertas dari kelapa terebut dapat mengurangi sedikit dari kerusakan alam semesta yang telah terjadi. Semoga berhasil, bapak... Walaupun terlihat mustahil untuk dirubah sedemikian rupa, tapi semoga saja banyak orang-orang yang ahli dalam hal ini bisa lebih antusias lagi dalam menciptakan inovesi terbaru. Betul?

Apa yang seharusnya dilakukan for saving our earth?

Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan. Namun dapatkah kita berkonstibusi sedikit saja. Sedikit saja. Mungkin dengan sering menanam pohon ato tumbuh2an di sekeliling rumah agar didapatkan udara yang lebih segar setiap saat. Menghemat pemakaian air dengan mematikan kran setiap sesudah menggunakan kamar mandi. Tidak merokok, setidaknya membiarkan hak manusia kebanyakan untuk mendapat udara yang segar. Dan banyak yang lainnya...

Potensi, kekayaan, kemampuan, skill, sumber daya alam yang diberikan Tuhan Semesta Alam yang MahaKuasa bisa menjadi penyokong dalam berbuat kebaikan dalam hal apapun dan dimanapun.

Pokoknya, SELAMAT HARI BUMI aja deh...

Thursday, April 12, 2012

Andai Aku Menjadi...

Ini bukan tentang acara TV nasional yang telah ada. Tapi tentang beberapa kawan-kawan. "Andai aku menjadi seperti mereka..." Yah, cici sering banget perhatiin beberapa teman di kampus ato teman di sekolah dulu yang sangat hebat. Hebat berbicara didepan orang banyak alias publik. Hebat mengutarakan pendapat. Hebat pola pikirnya. Hebat mencerna sesuatu. Hebat secara akademik. Hebat secara agamanya/ agamis. Hebat menulis. Hebat merayu. Hebat ngelobi orang lain. Hebat ini itu lah pokoknya. So, I can give them many thumbs. I imagine that "If I am be like them..." Jika aku menjadi mereka, duuuuh senang nya hati ku. Pengen banget jadi orang yang hebat (seutuhnya). :D

Tapi sayangnya, ada juga (nggak dikit juga lo...) yang hebat dan masih suka ngeluh. Nggak tau sih, maksudnya apa. Tapi yang jelas nggak baik jika dikeluhkan didepan orang banyak, apalagi di beberkan sana-sini. Berikut saya berikan contoh: Ngeluh kalo IP turun 0,1 lah (ex: IP 4,00 decreasing to 3,90) bahkan 0,01 aja 'terlalu' dipusingin banget sepertinya -> Ditambah lagi dengan update-an statusnya di f**eb**k dan ada lagi malah yang lain -> di-sms-in ke teman-teman yang lain yang mungkin belum tentu sebaik nasibnya dia, hati-hati lo kawan ntar malah teman-teman yang lain merasa gimana gitu ato bahkan persepsi orang yang awalnya baik ke kamu, malah jungkir balik *loh?maksudnya? Hahaha. Ada juga yang ngeluh kalo nilai tutorial yang turunlah -> Ini malah yang lebih sering lagi sampe-sampe di broadcast-kan ato apalah nama nya kalo pake hape bebe tu (padahal ini mah untung-untungan aja menurut saya, kalo dapat dokter yang baik ngasih nilai, pasti nilainya bagus-bagus. Kalo enggak, ya paling standar-standar aja). Lain lagi, ada juga yang kalo nilainya bagus, senyam-senyum dan nanyain nilai orang lain dengan suara yang lantang. Coba kalo nilainya rendah, maaaak sang pendiam pun bermunculan dan seperti nggak mood gitu kalo diajakin ngomong. Hehehe, kalo menurut cici, sebaiknya kita kontrol apa aja yang bisa kita kontrol agar nggak berimbas pada orang lain. Ngeluh (dalam tanda kutip) sih itu wajar dan sah-sah saja, asalkan tau tempat nya.

Nggak terima ini itu lah (walaupundirikupernahngelakuin), pokoknya serba mau baguuuus aja, mau jadi yang terbaiiiiik aja, mau jadi yang terpinteeeer aja, mau jadi yang terungguuuul aja. Yo nggak bisa ngono banget toh yo rek... Sing penting berusa terus jadi yang semakin baik dan bisa mengoreksi kekurangan diri sendiri. Naudzubillah, kalo kita menjadi orang yang sombong gara hal kecil seperti itu. Inilah yang akan membuat kita telihat seperti orang yang tidak bisa bersyukur atas apa yang telah kita usahakan. So, just hati-hati to explore what you had had...

Wednesday, April 11, 2012

Sempat-sempatnya...

Gempa kembali mengguncang daerah Indonesia bagian barat. Dengan kekuatan 8,5SR dan dilanjutkan dengan gempa susulan. Kalo menurut saya, ni gempa kencang. Walaupun tipe nya beda dengan gempa sewaktu goncangan sebelum tsunami tahun 2004 di Aceh, tapi harus tetap waspada. Waspada dengan tsunami. Waspada dengan gempa. Waspadalah dan jangan takabur. 

Dan yang anehnya, ada salah satu media online yang tadi sempat saya baca, sempat-sempatnya mereka bilang "Hati-hati dalam memberitahukan bencana." Nggak tau ini maksudnya apa. Tapi kalo dari iramanya (kayakdengaraja) mau nyindir media lain yang selalu update tentang gempa ini. Gimana tidak mau diberitakan? Memangnya bisa diprediksi dengan baik ato pasti? Ato ada yang bisa menjamin? Nggak ada kan? Nah, dengan cara itulah orang memberitahukan bencana. Mungkin terlihat blak-blakkan, tapi setidaknya bisa memberitahukan berita kepada masyarakat sedikit-banyaknya.

Sempat-sempatnya bilang seperti itu. Yang namanya bencana, ya nggak ada yang tahu pasti. Tapi setidaknya berita-berita yang ada bisa membuat masyarakat semakin waspada. Dan jangan 'terlalu' terkecoh dan jangan pula 'terlalu' percaya, yang penting selalu waspada. Siap siaga ;D

Semoga saudara-saudaraku yang berada disana bisa bersabar dan selalu waspada pada keadaan apapun saat ini dan kapanpun kalo bisa. Kami nan jauh disini hanya bisa mengirimkan doa. Semoga bisa sedikit membantu :D

Tuesday, April 3, 2012

Histologi; Ilmu yang mulai luntur peminatnya

Histologi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur/ bentuk jaringan dan sediaan/ preparat menggunakan mikroskop lalu dianalisa sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan (menurutpemikiransendiri). Kata salah satu dosen cici di kampus, Histologi ni sering tidak diminati banyak orang/ mahasiswa. Alasannya karena nggak ada ketertarikan. Sesuai dengan kata beliau, "Nggak tertarik, Nggak menarik." Bener juga sih ya, kalo kita nggak tertarik dan suka, pasti ujung-ujungnya membosankan dan nggak betah.

Histologi salah satunya, kata sang dosen. Mungkin karena kerjanya ngeliatin yang kecil-kecil terus kali ya? Lol. Ato emang susah? Dan harus punya indera keenam? Ato apa? Sang dokter juga masih menerka-nerka sepertinya, apa sih penyebabnya.

Kalo sudah kerja di lab histologi, jangan dipungkiri. Ini termasuk pekerjaan yang membosankan, memang, sepertinya (katasidosen). Karena, dalam sehari aja bisa sampe 200 preparat yang harus di periksa. Alamak! Buanyak sekali ya... Makanya kurang peminat. Tapiiii, (sesuaikatantudosen) lumayan juga bayarannya. Gaji pemeriksa nya aja Rp. 30.000,- per preparat. Coba deh, dikaliin. Kalo yang meriksanya cuma 1 orang. 200 x 30.000 = 6.000.000 per hari... Wohoho, lumayan banget kan? Ini kalo 1 orang aja sih. Kalo banyak, ya tinggal dibagi berapa orang -> dosen said.

Gila banget. Cici pun langsung berfikir sejenak "Berarti ni dosen banyak juga duit nya" Hahahaha... So, bu dosen bilang: Inget aja bayarannya, jangan susah dan banyaknya. Biar bisa bikin semangat sehingga bisa semakin minat. :D

Tapi, dengan seiringnya waktu, akhir-akhir ini lumayan banyak yang mulai meminati histologi, kata sang dokter. Cuma ada maunya juga... Loh? Kok? Yaaaah, karena ada iming-imingnya juga sih, walopun nggak semuanya. Contohnya ada bantuan dana dari D*K*I yang uangnya lumayan juga sih, 10jutaan kata ntu dosen. Tapi nggak dikit juga yang emang dari hati dan emang berminat. Sayang aja kan, kalo mau ngerjain sesuatu ada maunya dulu baru dikerjain (walopunnggakdisemuasituasi dan lihattempatnyajuga).

Sekian dulu, curhat sang dosen histologi (dosennya asyik banget lo...) Paham, g paham, dipahamin ya... :p

Think It!

Orang sering bilang "Kalo mau ngomong, pikirin dulu" -> This sentence means that kalo mau ngomong itu harus hati-hati, jangan asal ceplas-ceplos. Tapi bagaimana ya kalo mau berhadapan sama penguji ujian alias ujian praktik? Hm, jujur ya, cici itu orangnya grogian banget. Apalagi kalo udah ujian praktik. Bukan ujian lisan lo ya... Ujian praktik! Ngoceh sambil memperagakan. Kalo di kedokteran, namanya OSCE -> aduuuuh, artinya apa ya? Perasaan nggar ernah nyari tau. Ntar deh, PR buat cici. :D

Pokoknya OSCE itu ujian praktiknya. Nah, MCQ itu ujian tulis dari materi diperkuliahan. Kalo Responsi, ujian tulis dari materi praktikum. Ada satu lagi, Tentamen namanya, ini ujian anatomi pilihan ganda ato bisa juga esai tapi soalnya langsung lihat kadaver. Lho, kok malah kenalan sama macam-macam ujian? Bhahaha...

Kembali ke lepi... :D Nah, kalo OSCE gitu, kadang mikir ntu nggak sempat (Hahaha, bukan nggak sempat juga sih, tapi tiba-tiba hilang dan nadi semakin cepat, gemetaran, keringat dingin pun menghampiri -> ini kalo cici lo ya... Mungkin yang lain malah nggak ada nih, symptoms like this) Nah, kalo dah mau mulai, seringnya malah bingung mau ngomongin apa dan sering kebalik-balik melakukan pemeriksaan misalnya.

Kadang sering mikir, "piye yo, kalo sudah jadi dokter nanti? masih seperti ini kah?" Tapi mudah-mudahan nggak lah ya... Intinya kalo berhadapan sama pasien (nantinya) jangan suka pake kata-kata yang terlalu formal (pesan s-o) dan jangan terlalu kaku serta suka memakai kata-kata yang terlalu tinggi, santai aja karena pasien itu butuh penjelasan dari dokter sampe paham, pasien bukan tim penilai yang akan menilai seberapa pintarkah dokter dalam mengenali dan menyampaikan kata-kata dengan kata rumit dan sulit dimengerti.

"Think as you are trying to help" Ini adalah pesan dari s-o yang selalu memberi inspirasi. :D Thank you... So, Berfikirlah wahai para (calon) dokter bahwa kalian mencoba untuk membantu. Trying -> mencoba semaksimal mungkin. Sehingga pasien bisa enjoy dan believe in you. :D Coba pikirin aja seperti itu... Renungi dan lakukan... (bukan berarti cici dah baik lo ya... kan mau saling berbagi pendapat aja :p)