Thursday, March 15, 2012

It's Me 'n Her


Perkenalkan sodara-sodara, namaku Cici Pratama, aku berasal dari desa kecil di utara provinsi Bengkulu. Aku menghabiskan waktu di kampung halaman mulai dari lahir sampai kelas 6 SD dan melanjutkan perjalanan ke kampung orang dengan kata lain merantau ke kampung sebelah, provinsi Sumatera Barat, tepatnya di ponpes Diniyyah Puteri Padang Panjang selama 6 tahun (SMP dan SMA). Nah, disanalah aku bertemu dengan seseorang yang sangat menginspirasiku. Dia adalah Ainun Mardhiah, asal Pasir Pangaraian, Riau. Umurnya 3 tahun diatasku. Nah, aku mulai kenalan dengan kak ainun saat duduk di kelas 3 SMP dan kakak tersebut kelas 3 SMA.

Hm... Aku tidak terlalu dikenal banyak orang waktu itu di ponpes. Aku pendiam, pemalu, dan sering menyendir dan itu tidak berlaku pada kakak. Kakak sangat dikenal saat itu, dia aktif dan pintar. Aku sempat kagum sama kakak tanpa diketahui olehnya. Suatu saat saya iseng mau minta kenalan dengan kakak. Nah, dari sanalah aku memulai dunia baru. Bersama kakak, aku mulai membuka fikiran sedikit demi sedikit. Sejak itu aku bisa menaikkan nilai bahasa Inggis yang biasanya tidak beranjak dari angka 30 sampai 50 dengan hampir tiap malam belajar privat dengan kakak. Saat itu aku bisa mengerti perlahan-lahan apa yang dipelajari dalam bahasa Inggris. Alhamdulillah...

Sejak kakak mulai kuliah ke Surabaya, akupun melanjutkan sekolah di ponpes yang sama hingga aku tamat dan berangkat ke Jogjakarta untuk melanjutkan kuliah. Komunikasi kami tak pernah putus sejak kakak kuliah. Ia sering mengirimkan sesuatu yang unik-unik dari kota Surabaya ato kota lain yang ia kunjungi. Kami sudah seperti saudara kandung. Sampai aku kuliah, komunikasi kamipun tidak terputus dan kami sering jalan bareng kalo ada waktu liburan. Jalan ke WBL, ke merapi, ke mall, ke bonbin, rafting, pergi wisata kuliner hingga kami menambah bobot yang sangat drastis. Nah, ini adalah foto kami saat menaiki punak gunung Bromo.


Dengan kegiatan kecil seperti ini, aku semakin banyak belajar dari alam dan pastinya dari kakak. Terima kasih kakakku sayang. Banyak hal yang telah kau ajari padaku baik secara langsung maupun tidak. Banyak hal-hal kecil dan hal-hal besar yang bisa ku amalkan saat dekat denganmu. Aku sayang kakakku... Aku sayang saudaraku... Semoga ini kekal dan diberkahi Allah. Amin.

Tulisan ini diikutkan pada GIVEAWAY :  Aku Sayang Saudaraku yang diselenggarakan oleh Susindra.

2 comments:

  1. Maaf ya, Cici... proses menulis di postingnya yang lama sekali karena sekaligus mencocokkan di data excel. Tetapi sudah masuk di daftar peserta sejak kemarin, kok. Terima kasih ya partisipasinya.

    Oh iya, kamu beruntung ya, menemukan kakak kelas yang sangat baik, bahkan melebihi saudari sendiri. Ini suatu berkah tersendiri. Memang, segala sesuatu jika disyukuri dan dijaga akan semakin indah. Terutama pesahabatan yang menyatu menjadi saudari. Sekali lagi terima kasih ya untuk cerita indahnya.

    Salam hangat selalu, dari Jepara,
    Susindra

    ReplyDelete
  2. terima kasih bunda... Salam kenal ya... :D

    salam hangat n erat,
    cici pratama

    ReplyDelete