Tuesday, February 21, 2012

Al-baqarah : 187

Pergaulan suami dan istri di bulan puasa

Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga  jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu sedang beritikaf dalam mesjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat2-Nya kepada manusia, agar mereka bertaqwa.

Yap!!! Seperti yang telah Allah firmankan diatas, bagi pasangan suami-istri diperbolehkan untuk menggauli pasangannya masing2 saat malam di hari puasa/ puasa ramadhan dan tidak berlaku untuk siang harinya.

Hiduplah dengan baik dengan memenuhi kebutuhan dalam kehidupan ini agar kita bisa membedakan antara siang hari dan malam hari. Agar manusia dapat membedakan batas2 waktu berpuasa yakni dari fajar hingga tenggelam matahari. Begitu pula sebaliknya, agar manusia dapat memenuhi kebutuhan biologisnya masing2 saat malam harinya. 

Tapi, ada tapinya niiih... Kalo sedang beritikaf (berada dalam mesjid dengan niat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah), pastinya dilarang untuk mencampuri suami/istri mu. 

Yuuuup, itulah ketentuan yang Allah berikan pada kita agar jangan mendekatinya apalagi melakukannya disaat berpuasa sehingga manusia dapat menjadi orang2 yang bertaqwa.

No comments:

Post a Comment