Thursday, January 12, 2012

Sabar Ada Batasnya Nggak Sih

Hehehe... Maap ya, aku dah lama banget nggak ngeblog nih. Alasan nya lagi masa ujian plus sakit :(. But I feel better than yerterday :). Huhuhu, banyak banget nih yang mau tak ceritain: pengalaman ujian2 yang baru saja hampir berlalu. Tapi ntar ya, cos masih ada beberapa ujian lagi yang belum kelar. Ok? ^_^<

Nah, waktu itu iseng aja mau minta pendapat teman2 di Diniyyah Puteri dulu. Tapi cuma beberapa sih, coz nggak lengkap nope nya. Ada pun tak sms, banyak yang nggak bales.... Huhuhu, makasih ya mungkin beberapa diantara kalian lagi ujian ato sibuk.


Nah, aku sih belum bisa kasih komentar alasannya aku pun masih bingung. Hehehe, ni ada beberapa pendapat teman ku. Monggo, silahkan dibaca ya. Kalo perlu di kasih komen nya juga ya :). Maap ya, mungkin nngak tak tulis siapa2 yang kasih beberapa komen ini, ntar takutnya ada hal yang nggak diinginkan.

Pertanyaan ku: "Teman2, menurut kalian sabar tu ada batasnya nggak sih? Tolong beri alasan ya... Mksh"

Jawaban:.................

"Sebenarnya ada ci... Tapi patut kita contoh Rasulullah yang mempunyai sifat sabar yang nggak ada batasnya... Tapi ingat, jangan sampe harga diri kita diinjak2 karna terlalus sabar."

"Allah nggak pernah bilang kalo sabra itu ada batasnya, yang ada adalah 'Maka bersabarlah dan kuatkanlah kesabaran' Ali-imran:200'."


"When human being is limited then orcoirse there is a limit of patience as well. I thing we can't expect unlimited thing from limited thing"

"Sabar itu nggak ada batasnya selagi bisa sabar, jangan batasi. Contohlah Rasulullah, noleh membantah/menentang jika itu memang nggak sesuai dengan kenyataan yang ada. Sejahat2 apapun musuh beliau ttp sabartanpa harus membalas dendam"


"Kalo sabar ada batasnya, nggak sabar lagi deh namanya, nggak jadi pahala hasilnya. Kalo sabar ada batasnya, orang gampang aja marah2 padahal wasiat rasul pada sahabat 'Jangan Marah'/'laa Taghdobh'."


"Kayaknya nggak ada batasnya. Karna kadang kita merasa lelah, capek, dan ingin marah. Mungkin sabar kita sedang diuji. Tapi kalo amarah sudah menguasai, itu susah untuk dielakkan dan si sabar entah pergi kemana."


"Sabar tu nggak batasnya, tergantung kemampuan masing2 orang dalam menahan emosinya. kalau Rasulullah, batas kesabarannya ketika agamanya dihina. Disitu baru Rasulullah meluahkan emosinya."


Trus juga ada yang bilang, "Kalo aku ada batas kesabaran, kalo mau niru aku, bagus juga. Tapi kalo mau niru Rasulullah, jauh lebih bagus."

Yeah... That's all. Plis give your opinion :)

2 comments:

  1. Just a lil opinion, " Tapi ingat, jangan sampe harga diri kita diinjak2 karna terlalus sabar"... Sebenarnya ketika hal spt itu terjadi, bukan sabar namanya tapi membela diri, dan ini masih bisa dilakukan dengan sabar...

    Kita masih harus banyak belajar, tapi sabar itu sendiri menurut kk ga berbatas.

    ReplyDelete
  2. Yaaaaa, tul tul!!! Opini sangat diterima... ^_^

    Berarti sabar itu beda ya dengan pasrah/adem ayem/diaaaaam aja... But sabar is how we give the good action for s-t.

    ReplyDelete