Monday, January 16, 2012

Nggak Punya BB, It's Ok *_*

Nggak punya BB, baca cerita ini :

Seorang lelaki melamar pekerjaan sbg "office boy"di Istana Negara. Staf Istana mewawancarai dia dan membersihkan lantai sebagai tesnya.


... "Kamu diterima," katanya, "Berikan PIN BBM dan saya akan kirim form utk diisi & pemberitahuan kapan kamu mulai kerja."


Lelaki itu menjawab,"Tapi saya tdk punya blackberry, apalagi PIN BBM."


"Maaf," kata staf Istana, "Kalau kamu tidak punya BB, berarti kamu tidak bisa diterima bekerja."


Lelaki itu pergi dgn harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan hanya dengan Rp.100.000 di dalam kantongnya.


Lalu dia memutuskan pergi ke Pasar & membeli 10kg tomat. Ia menjual tomat itu dr rumah ke rumah. Kurang dari 2 jam, dia berhasil melipat gandakan modalnya. Dia melakukan kerjanya tiga kali, dan pulang dgn membawa Rp.300.000. Dia pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini.


Ia mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x sampai 3x lipat tiap hari. Dia pun membeli gerobak, lalu truk, & akhirnya memiliki armada kendaraan sendiri.


5 thn kemudian, lelaki itu sdh menjadi salah satu pengusaha makanan terbesar. Ia mulai merencanakan masa dpn keluarga, & memutuskan utk memiliki asuransi jiwa.


Ia menghubungi broker asuransi, Sang brokerpun menanyakan PIN BBM. Lelaki itu menjawab, "Saya tidak punya BB."


Sang broker bertanya dengan penasaran, "Anda tidak punya BB, tapi sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda kalau punya BB?!"


Lelaki itu menjawab, "Saya akan jadi office boy di Istana Negara!!

Pesan Moral:
1. BB bukanlah solusi hidup Anda, kalau Anda tidak punya BB, lalu bekerja keras, Anda bisa jadi milyuner.


2. Jangan krm balik pesan ini pada saya, karena saya hendak menjual BB saya & menjual tomat!=D

{ I took from FB at Good News Indonesia Group }


I am happy to be a Nokia user! 

10 comments:

  1. Bahahahhaa... Good good story!! BB is sooo overrated. Malah ada yang malu hang out sm tmn kalo ga pake bb n akhirnya minjam. Duh!

    Btw, ada juga tuh yang gila android sampe isi twitternya perbandingan kedua produk tsb, kayak ahli gadget aja padahal yo masih sekolah. Sibuk bgt. Punya hp, bisa sms n telpon, sesekali ngnet, udah alhamdulillah....

    Malah BB bisa memperburuk kualitas waktu n otak. Kebiasaan ada dimana pikiran dimana. Akhirnya ga ada dimana2.

    ReplyDelete
  2. heehehe... hihhi, muanntap banget ni cerita. jangan2 malah banyak yang terlalu pro dgn pake bb drpd yg nggak... parah!!!

    ReplyDelete
  3. Great story ^__^
    Saya juga gak BB-an mbak :D

    ReplyDelete
  4. Oya ... sudah saya follow ya mbak. Ditunggu foll back-nya ^__^

    ReplyDelete
  5. maaap, saya lupa e. follow apa ya? hehehe :)

    ReplyDelete
  6. oooooh, i see... follow back di blog toh.... oke de... dah tak follow back kok :)

    ReplyDelete
  7. hahaha bagus ceritanya,,,bisa di petik tuh pelajarannya :D

    salam kenal n sukses selalu :)

    ReplyDelete
  8. @lukisan pemandangan: hehehe, bener banget :D. salam kenal kembali dan sukses juga :)

    ReplyDelete
  9. @lukisan pemandangan: waaaaah, saya lihat site nya, bagus2 banget lukisan pemandangannya... suka ngelukis ya? ato emang pelukis??? ^_^ GOOD JOB

    ReplyDelete
  10. @mugniar: huhuhu, iya bunda. saya juga g BB-an.

    ReplyDelete