Friday, August 19, 2011

Si Manja Nenek

Siapa yang di manjain sama nenek nya??? Hayoooooo ngaku...

Nah, kalo ini, cici nggak berani tunjuk tangan dengan terlalu sportif. Karena, nggak sempat nanyain ke nenek. Hihihi, mayu.... Coz nenek sudah mendahului kami semua, keluarga beliau.

Tapi, ibuk seriiiing banget cerita tentang kisah cici dan nenek. Kata ibuk, nenek tu adalah manusia yang sangat amat overprotective terhadap cucu nya yang satu ini. *hahaha, nggak nyangka kan???* Tapi itu lah kenyataannya. Biasanya, gara2 cici, banyak orang lain yang jadi korban nya termasuk anak2nya sendiri.

Mari kita simak beberapa contoh berikut ini...


Mulai cici masih didalam kandungan, nenek sering sekali memberikan pelajaran/ mitos2 para nenek2 moyang kita kepada ibuk. Dan ibuk harus menjalankannya dengan baik, karena kalo nggak dijalani dan di patuhi, bisa2 nenek marah besar sama ibuk *hahaha, gara2 cici...

Nah, pas waktu masih bayi alias baru launching, ibuk disuruh nenek untuk tinggal di rumah nenek. Kebetulan saat itu ayah dan ibuk baru nikah hampir 2 tahun lamanya dan kami dulu tinggal di kem/ perumahan para buruh di salah satu PT. swasta yang terbesar saat itu di kampung cici. Dan nenek mulai berceloteh saat detik2 menuju haru H, cici lahir.

Ibuk di ajak untuk pindah untuk sementara selama 6 bulan mulai dari kelahiran cici sampe umur hampir 6 bulan.siap tu pindah lagi ke kem yang tercintah... nah, waktu cici dah lahir, kata ibuk, semua orang bahagia dan sangat senang, apalagi dari pihak keluarga ibuk. Karena cici adalah anak pertama, cucu pertama, piut pertama... Hehehe... Cocok sama namanya “Cici Pratama”.

Makanya nenek sangat protective sama cici. Kata ibuk, nenek tu serba salah. Diayun, salah. Digendong, salah. Ditaro diatas kasur, salah. Ditinggalin, salah. Diginiin, salah. Digituin, salah. Jadi pada serba salah deh! Maunya cuma nenek aja yang ngerawat dan memegang cici, nggak boleh yang lainnya karena takut asal2an aja ngerawat cici. Duuuuh, di manjain banget lah pokoknya. Hehehe...

Mulai dari mandiin cici, makein baju, gendong, bedong, dan yang lainnya, ituuuuu sangaaaat diperhatikan dan penuh kelembutan serta kasih sayang, beda sama ibuk cici yang serba mau cepat selesai. Jadi ibuk sering dimarahin sama nenek karena berbuat semena2 terhadap cici *menurut beliau* :p ... Pun ayah nggak ketinggalan dicelotehin sama nenek. Hahaha, maap ya yah buk...

Sampe2 cici dah gede ya, nenek nggak sungkan2 membersihkan badan cici yang dilumuri banyak daki karena sering berpetualang kesana kemari... Beliau bilang, ibuk nggak perhatiin anaknya. Yaaaah, ibuk lagi yang disalahin *padahal anaknya yang bandel dan resek*. Apalagi kalo terdengar di telinganya bahwa cucu nya yang satu ini, sakit. Beliau pasti akan gelisahdan ingin segera merawat cici kembali seperti saat masih kecil dulu.

Waktu cici masih SD, cici lupa kelas berapa. Kalo yang namanya “cici” dah naik motor, pasti lasak/ nggak bisa diam sedikitpun. Putar badan kesana, putar kemari. Berdiri sambil mengayun2kan tangan bak artis yang sedang ditunggu2 oleh para fansnya. Berbalik kebelakan seolah2 sedang mengendarai motor secara mundur.

Sampe lah saat nya Allah langsung yang menegur cici. Waktu cici mau berbalik dari posisi badan menghadap ke belakang dan ingin merubah posisi menghadap ke depan, cici terjatuh dari motor, dan kaki kanan cici masuk ke dalam jari2 motor yang saat itu dikendarai oleh bucik santi *adek nya ibuk*. Waaaa, berabe ni, masalahnyeeee...

Cici dimasukkan ke dalam klinik seorang pak mantri terdekat dengan keadaan yang sangat lemas dengan banyak luka disekujur badan dan kaki yang berdarah serta koyak dan jari kaki kanan yang nggak terlihat lagi. Wuiiiiish... Lumayan parah ya...

Akhirnya berita kejatuhannya cici dari motor, diketahui oleh ibunda tercinta yang berada di rumah saat itu serta nenek pun nggak ketinggalan berita. Sesampai nya dirumah *diantarin sama warga sekitar*, cici langsung kena samber sama ibuk kayak disamber petir!!! Waaw! Ibuk marah besar dan mengatakan “salah sendiri, banyak x gaya mu...”

Dengar ibuk ngomong gitu, bukannya di tanyain yang mana yang sakit, malah sebaliknya. Tapi, ditengah kemarahan nya ibuk sama cici, datang lah seorang pahlawan kesorean saat itu yakni my lovely grandma... Nah, sekarang malah ibuk yang dimarahin sama nenek. *hahaha *mode bangga: ON... “anak jatuh dari motor, kok malah di marahin!!!”, kata nenek...

Dan yang kalah pentingnya lagi, bucik yang nggak bersalah sedikitpun saat membonceng cici, malah dia yang sangat dimarahi nenek. Nenek bilang, “kamu mau bunuh cucu aku???”. “makanya, lain kali hati2 bawain ponakan kamu ni!!!”. Lagi2 banyak orang yang jadi korban gara2 tingkah laku nakal si cici ini...

Pokoknya masih banyak banget deeeeh, lain kali kita sambung ya...

Nantikan episode selanjutnya... :D

No comments:

Post a Comment