Sunday, May 15, 2011

Water


Apakah air sungai itu aman dikonsumsi?


airnya jernih banget... tapi, apakah sudah layak dikonsumsi?
Kalau air sungai nya bening dan bersih, mungkin tidak masalah. Tapi masalahnya, kalo air tersebut tercemar dan kotor, itu nggak bolah di gunakan. Namun, perlu di perhatikan bahwa air seperti air sungai, walaupun terlihat bening dan bersih pun tidak menjamin kualitasnya sam dengan air yang dari sumbernya (air bersih, seperti dari bukit ato gunung).

Nah, kita rata-rata udah tau ya, apa itu proses penyulingan? Jika air sungai di suling secara sempurna, maka akan menghasilkan air murni yang tidak mengandung mineral, jadi hanya H2O (nama senyawa kimia dari air) saja. Padahal tubuh kita sangat memerlukan zat tersebut (mineral) untuk kesehatan dan pertumbuhan.


take at Padang Panjang with my sista
Nah, kita juga pernah dengar kata kaporit kan? Kaporit digunakan untuk membunuh bakteri dan mengikat koloid yang ada di dalam air. Namun perlu di ketahui, kaporit nggak mampu membersihkan seluruh zat pencemaran dalam air.

Jadi, untuk mengetahui apakah air minum kita baik ato tidak, secara fisik dapat memastikan air tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, dan tidak keruh.tapi kalo secara kimiawi nya, kita harus perlu memeriksanya di laboratorium.

Apakah air sumur baik untuk dikonsumsi?

Sebenarnya air sumur dapat digunakan untuk bahan baku air minum salakan kualitas nya dapat memenuhi standar, baik secara fisik, kimia maupun biologis. Dan itu semua juga bergantung pada lokasi tempat kita berada. Lokasi yang aman adalah yang cukup jauh dari sumbar-sumbar pencemaran sperti jauh dari limbah industri, limbah rumah tangga, timbunan sampah, limbah peternakan, reaksi air dengan pipa, reaksi dengan dinding sumur, dll.

2 comments:

  1. I like
    I like
    I like it! :D

    Jadi ingat dulu masih kecil suka minum air sumur di kampung. Coba sekarang berani minum air sumur di Surabaya, bisa gawat. Haha

    ReplyDelete
  2. hehehe, yang penting hati-hati dan perhatikan tanda fisik nya ya kak???

    ReplyDelete