Wednesday, May 11, 2011

First Comuda

Hm... apa ya yang bakal di lakuin saat comuda (coas muda)??? Saya juga masih bingung. Tapi yang pastinya, enak. Hehehe... Nah, sebelum saya mendapatkan giliran untuk comuda, saya penasaran banget nih,,, Apa ya, yang dikerjain waktu comuda??? (anggap: bingung begete).
Waktu kelompok lain ato gilirannya teman-teman saya selesai, saya mulai menanyakan gimana sih pengalaman kalian waktu comuda pertama? Ya,,, Ada yang jawab enak, biasa aja, malas deh, muak kali, alhamdulillah meyenangkan, pusing, sampe-sampe ada yang atit lhoooo. Ya nggak sakit parah sih, tapi siap comuda itu, dia langsung tekapar dan bilang, “males banget ah, ribet!”.  Hehehe...

Ya... Kalo begitu, saya makin penasaran dung... “Gimana sih rasanya ya?, kok teman-teman jawabannya pada beda-beda semua?”. Hahaha... Ya iya lah beda ya? Kan tiap orang berbeda pendapat. (baca: aneh-aneh aja ciprat ini).

Nah, saat nya giliran saya ni... Berpetualang di rumah sakit bersama teman-teman, pasien-pasien yang akan saya kaji kasus/penyakitnya, para petugas rumah sakit. Saya akan bercerita mulai dari keberangkatan saya dari kosan sampe pulang lagi ke kosan. Hahaha... (nggak penting banget yah?).

logo UMY tercinta
Sebelum berangkat itu, saya ngumpul dulu sama teman-teman karena saya nggak tau tempatnya. Oya, hampir aja lupa, saya itu comuda nya di rumah sakit PKU Bantul. Hm... Ntah dimana letak dankediamannya (si rumah sakit), saya juga tidak tau. Yang pastinya saya buntuti motor teman saya yang tau posisi RS (rumah sakit) itu.

Bruuuuuum... Bruuuuuum.... zreeeeengggggg,,,, tit.... tiiiiit,,,,,, alhamdulillah nyampe juga nih di tempat tujuan. Saya dan teman-teman mamarkirkan motor kami lalu masuk ke RS, tepatnya di ruang profesi gitu buat ngasih surat pengantar ato izin mau comuda di RS tersebut (biar tau identitas kami tu apa... kami tu sekarang status nya apa...). Ngerti ya sampe sini? Hehehe...

Awalnya sih, agak krik-krik (adem ayem) gitu pas masuk ke RS nya. Kamipun masih menunggu petugas dari ruangan profesi (hm... lumayan lama sih). Sambil menunggu, teman-teman ngeluarin buku kerja comuda blok regulasi dan metabolisme (blok 5, yaitu blok yang sedang saya jalani waktu itu). Nah, waktu itu saya melakukan kesalahan yang sangat fatal (ya... bisa dikatakan seperti itulah...). Ayo coba tebak? Apa yang salah? Saya lupa bawa buku kerja comuda tersebut padahal nantinya, diakhir comuda (sebelum bubar) ada penilaian dan tanda tangan dokter pengawasnya. Hihihi, saya jadi bingung sendirian jadinya. Akhirnya saya copy aja deh, lembaran yang dibutuhin. Saya harus terima apa-apa yang akan terjadi nantinya. Ya iya dong...

buku kerja comuda
Disini ada 3 tempat yang akan kami datangi. Kami terdiri dari 10 orang. Jadi dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok 1: 4 orang, kelompok 2: 3 orang, dan kelompok 3: 3 orang. Nanti, ketiga kelompok akan roling gitu di ruangan IGD (Instalasi Gawat Darurat), bangsal al-‘araf, dan bangsal al-insan. Kami di tekankan untuk mencari kasus atau masalah yang berhubungan tentang edema (bengkak pada seluruh badan ato lokal) dan acites ( bengkak di perut), shock hipovolemik (semacam penyakit yang terjadi karena pendarahan ato kurangnya/inadekuat jantung memompa darah. Seperti dehidrasi dari muntah-muntah, diare, dll) dan beberapa shock yang lain (tapi kurang ditekankan), obesitas (kegemukan), dan hipoglikemik (kekurangan glukosa darah).

Hm... Pokoknya saya nggak mungkin menceritakan secara mendalam banget. Yang pastinya, sewaktu giliran saya di ruangan bangsal-bangsal, saya nggak bisa lihat pasien karena sibuk mencatat rekam medis (catatan perkembangan penyakit pasien) dan tidak ada dokter yang visite saat itu. Saat saya roling ke IGD, saya pun juga belum menemukan pasien yang berhubungan dengan kompetensi kasus yang dicari. Tapi, kebetulan saya juga sedang belajar ilmu keperawatan, yakni infus dan pemeriksaan edema saat itu (blok 5). Jadi saya dan teman-teman dapat melihat bagaimana real nya sewaktu memasangkan infus coz biasanya kan waktu belajar, kami pake manekin (semacam boneka yang persis serupa dengan keadaan manusia). Padahal awalnya ditawarin ma perawatnya: “mau coba masangin infusnya nggak?”, dengan segala kerendahan hati, kami menjawab: “nggak dulu pak, masih belajar dan mau lihat-lihat aja. Seharus nya nggak kayak gitu dong ya? Ya nggak??? Harus berani...

yuan, cici, humar, jati
Nah, disini saya akan berbagi sedikit pengalaman bahwa dunia pekerjaan itu mungkin bagi beberapa orang sangat memuakkan sekali tapi ada pula yang bekerja tanpa mengerti lelah. Itu tandanya mereka sangat suka dengan pekerjaan tersebut memang dari hati yang paling dalam. Jadi pesan saya, yang saya pun mendapatkan dari kakak saya, “sukai lah pekerjaan kita masing-masing dan dari sanalah kita merasakan indahnya bekerja”...

Di rumah sakit, saya melihat para perawat, dokter, semua petugas di rumah sakit itu sepertinya sangat enjoy dengan pekerjaan mereka masing-masing. Kadang terbesik di hati saya, “apa cici bisa ya, menjalani perkuliahan dan pekerjaan cici nantinya?”. Mungkin itu seharusnya jangan dipikirkan kali, karena ada masa nya 9santai ajeeeeee). Di benak saya terpikir lagi “mampukah cici jika diletakkan di tempat yang terpencil dengan keterbatasan segalaya???”, saya pun mulai menggelengkan kepala dengan segala kerendahan hati dan diri ini . (bweeeek...)

Ya begitulah pengalaman comuda pertama saya, mungkin masih banyak lagi yang ingin saya sampaikan, mungkin di kesempatan lainnya. (menanggapi semua pendapat-pendapat yang biasanya sering dilontarkan oelh kebanyakan orang).

kelompok E comuda RS PKU Bantul

2 comments:

  1. Nicely told. Proud of ya, sis :)

    ReplyDelete
  2. thanks my sista... proud of you too...

    ReplyDelete