Sunday, April 24, 2011

Kanker Servics

http://www.radioactivodj.com/web/index.php?limitstart=264
Pagi ini, (hari kamis, tanggal 21 April 2011) saya mendengarkan radio “Sonora FM” mulai dari jam 8 pagi sampai separoh acara. Ada acara yang membahas seputar seluk beluk kanker servics. Kebetulan hari ini adalah hari “Ibu Kita Kartini” jadi, ya... lumayan nyambunglah dengan materinya. Kan menguras seputar kesehatan reproduksi wanita. Hm hm hm... tapi dari tadi yang banyak tanya adalah kaum adam lhoooooo... Kaum hawanya pada kemana ni? Mana pertanyaan saya nggak dijawab-jawab sama moderatornya. Udah SMS 2x lhoooo (baca: kcian deh ane L). Hihihi, saya sebagai wanita agak illfeel, masa bapak-bapak yang sangat peduli. Ya, tapi saya juga tidak tahu, mungkin ibu-ibunya pada malu ya??? Hehehe, saya maklum kok, saya juga rada-rada malu (baca: kenapa tanya??? Hayoooo)...

http://kesundutkorekapi.blogspot.com/2010/04/kanker-serviks.html
Kanker servics itu harus segera diperiksa karena siapa tahu kita mempunyai gejala-gejala yang dapat memperparah kanker servics ini. Mungkin ada beberapa alasan menurut pernyataan dr. Sigit Pribadi, Sp.Og, yang dapat mempengaruhi timbulnya kanker servics:
  • 1.      Paradigma yang salah

Ini merupakan faktor yang paling utama yang dapat menimbulkan atau memperparah adanya kanker servics. Dokter sigit menyatakan bahwa, “terkadang para wanita sangat mengganggap remeh hal-hal yang sebenarnya itu merupakan gejala atau tanda-tanda adanya kanker servics”. Para wanita kebanyakan malah takut jika memeriksakan diri nya, kalau-kalau mereka terkena kanker servics. Mereka banyak memikirkan pertimbangan yang kurang penting. Jika diperiksa, mereka malah takut seandainya di fonis terkena kanker servics. Padahal, deteksi dini atau pencegahan lebih awal itu dapat mengurangi resiko terkena kanker servics. Salahnya paradigma inilah yang dapat memperparah adanya kanker servics.
  • 2.      Kekurangan informasi

Kanker servics dapat menyerang siapa saja, wanita maksud saya (baca: ngawur tenan iki). Wanita yang jarang mendapatkan informasi atau pengetahuan tentang kanker servics merupakan alasan yang paling sering di utarakan olah para kaum wanita di jagad raya ini. Saya juga tidak tau, apakah ini kelemahan para tim medis / tim kesehatan masyarakat untuk memberikan dan mempromosikan ilmu tentang kanker servics ini ataukah malah para masyarakat terutama para wanita yang malas dan tidak mau tau tentang faktor resiko kanker servics ini.
  • 3.      Pengecekan secara rutin

Kurangnya pengecekan atau inisiatif terhadap pencegahan kanker servics ini dapat mempengaruhi ada tidaknya kanker servics. Dengan pengecekan secara rutin, hal ini dapat mengurangi faktor resiko sekalian dengan mencari info-info seputar kanker servics dengan berkosultasi secara langsung ataupun tidak langsung. Pengecekan dapat dilakukan mulai umur 10 tahun hingga 55 tahun, agar dapat memastikan ada tidaknya kanker servics ini. Pada wanita yang telah berkaluarga, hal ikni sangatlah dianjurkan, karena faktor resiko terkena kanker servics pada wanita yang telah melakukan hubungan suami istri ini sangatlah besar sekali dan dengan hubungan intim inilah yang dapat memnularkan adanya virus penyebab kanker servics ini.

http://www.andriwiyasa.com/2011/02/penyebab-kanker-serviks-tanda-tanda.html

Ada beberapa pertanyaan yang masuk dan ditampung lewat via SMS hari itu, terdiri dari pertanyaan serta jawaban singkat dari dr. Sigit, yaitu:

  • 1.      Wanita yang menstruasi lancar tiap bulan dan berlangsung normal. Wanita yang haidnya lancar, apakah akan terkena kanker servics?

·         Tidak ada hubungannya dengan haid. infeksi HPP (maap ya? Saya kurang jelas saat mendengarkan apa kepanjangan dari virus HPP ini) dapat dilakukan pencegahan dengan vaksin. Tes papsmir (ini saya kurang tau tulisannya apa, maap ya?) dapat dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kanker servics.
  • 2.       Bagaimana cara papsmir?

·         Suntik atau melihat servics dan diberi asam cuka (ini juga kurang jelas maksudnya apa) untuk memastikan nya.
  • 3.       Dimana tempat cek kanker servics?

·         Di semua tempat balai pengobatan, dapat ditanyakan.
  • 4.       Apakah kanker serviscs dapat menyerang wanita yang belum nikah?

·         Biasanya kanker servics terkena pada orang yang telah berhubungan seksual. Bagi yang belum melakukan hubungan seksual, tidak perlu melakukan cek, tapi hanya di anjurkan saja.
  • 5.       Apakah dapat sembuh total?

·         Stadium 0, dapat sembuh total. Stadium 1, dapat sembuh 80-90%. Jika besar lesi (kanker pada servics) < 2 cm, masih dapat hamil dan dapat diambil servicsnya sedikit (sekitar 1 cm servics). Jika telah diambil, 50% dapat sembuh dan 50% dapat timbul lagi.
  • 6.       Kapankah dilaksanakan vaksin servics?

·         10-55 tahun dapat melaksanakan vaksin, baik yang telah menikah ataupun belum.  untuk 3 x dalam 6 bulan dapat di vaksin untuk anak2 seperti imunisasi biasanya. Deteksi dini pada 1 tahun sekali.


  • 7.       Gejala kanker servics?
·         Dini: tidak ada gejala. Lanjut: banyak terdapat keputihan. Lebih lanjut: terasa sangat nyeri buang air besar dan air kecil.
  • 8.       Mengapa setelah diangkat servicsnya, ada yang sembuh total dan bisa menderita lagi?

·         Sel yang mati suri, inilah yang menyebabkan timbul kembali kanker serviks.
  • 9.      Dengan siapakah dapat dilakukan vaksin dan kalau belum terkena kanker servics dilakukan pencegahan separti apa?

·         Vaksin dapat dilakukan pada dokter umur. Sevics normal dapat di suntik dahulu untuk pencegahannya.
  • 10.   Bagaimana dengan keputihan sejak remaja?

·         Keputihan selama gadis itu nggak ada hubungannya. Sebab itu adalah normal dan dapat dideteksi dengan suntik vaksin atau kalau sudah nggak gadis lagi, dapat di berikan asam cuka yang dicairnya.

O, ya teman-teman, ada berita bagus nih... Pada tanggal 28 April 2011 dapat malekukan konsultasi dengan dokter ahlinya di IPKASI (g tau tulisannya) dengan website www.kankerserviks.com , dan dapat bergabung di semua profesi. G ada kantornya lhoooo, hanya lewat website ya? Makasih...

1 comment:

  1. Informasi yang bermanfaat seklali gan.. tapi kalau sudah kena kanker serviks bisa disembuhkan tidak ya.. terimakasih banyak informasinya..

    ReplyDelete