Friday, April 1, 2016

Ighfirlii

Pesan Pak Ustadz di TV swasta sore ini, sebaiknya kita menghindari beberapa hal berikut : Melakukan shalat karena takut pada orang lain, Sodaqoh untuk promosi dan pamer alias riya, dan Menjadikan ibadah untuk mencari penghasilan.

Mari saya lanjutkan hal yang tidak nyambung dengan pesan pak ustadz diatas... hehehe

Ini mengingatkan saya untuk intropeksi diri, hmmm sudah terlalu lama tidak muhasabah. Terlalu sibuk untuk bermalas-malasan selama ini. Tapi saya akui, sejak keluar dari sekolah menengah atas, saya mengalami beberapa perubahan yang drastis. Entah karena saya belum siap atau karena saya yang tidak berani mencoba menjadi orang ghuroba’. Sekali lagi bukan karena saya tamatan pondok maka saya menjadi lebih baik dari yang tidak pernah pondok, ini karena saya juga masih belajar dan belajar menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Jauh sekitar 6 tahun yang lalu saya sudah tidak tinggal diasrama lagi dan sudah banyak perubahan pada diri saya. Tidak tahu pasti apakah ada pengaruhnya atau tidak semenjak saya tidak tinggal diasrama. Dulu saya sempat berfikir dan berasumsi bahwa saya mengalami beberapa perubahan karena saya tidak tinggal diasrama lagi, mulai dari cara saya berpakaian, cara saya berucap dan berbicara, cara saya tertawa, cara saya berpandangan terhadap sesuatu, cara saya menghemat uang jajan, cara saya berteman, cara saya belajar, dan yang lainnya tidak mungkin disebutkan satu per satu. Tetapi saya baru menyadari, sebenarnya seperti sekarang lah saya yang sesungguhnya dimana saya mengerjakan sesuatu bukan karena ada aturan dari manusia atau instansi dan ada ini itu lain. Yang saya paling bersyukur, walau kehidupan saya tidak (terlihat) semulia dulu saat masih sekolah, saya masih diberi hati terbuka oleh Allah untuk menerima hal yang baik walau saya belum bisa melaksanakan dengan benar.

Allah, terlalu banyak kekhilafan dan kesalahan yang telah dilakukan... :’(
Ighfirlii... Ighfirlii...
Astaghfirullahal’adziim...

Thursday, March 31, 2016

Terlalu Lama

Terlalu lama tidak menulis sampai-sampai blog ini berdebu dan mulai usang. It 's been 3 years ago. Wew!!! Mau new-post aja rada-rada lupa, maklum sudah bertahun-tahun :'( dari awalnya saya berbadan gendut dan sekarang juga masih gendut (haaa... hanya ini yang tidak berubah). Maapkeun saya yap, saya selalu teringat hanya saja malas yang selalu lebih menang dibanding keinginan yang sudah direncanakan. Karena lewat tulisan saya (dan kita) bisa mencurahkan apapun tanpa harus mengganggu orang lain saat itu juga. Bismillah, semoga kali ini saya tidak ingkar janji untuk mulai rutin menulis lagi. Fufufu kangen blogwalking, kangen teman-teman di blog, kangen nulis (red: curhat) di blog, kangen berbagi pengalaman dan bertukar pikiran. Sepertinya sudah banyak yang terjadi beberapa tahun belakangan, yang harusnya sudah saya tuang di sini. Hiksss ujung-ujung nya penyesalan adalah kata paling tepat.

Banyak hal sudah terjadi yang ingin diceritakan, bingung deh mulai dari mana. Mulai dari cerita hobi ngebolang saat pertengahan kuliah hingga tamat kuliah, cerita suka duka anak semester akhir, cerita penyusunan KTI (red: skripsi), cerita persiapan wisuda yang dibarengkan dengan mulainya masa koass, cerita jungkir balik semasa hampir 2 tahun koass, cerita keluarga yang sudah banyak dilewatkan, cerita kawan-kawan, cerita keluarga baru dan sodara baru, cerita keseharian selama beberapa tahun terakhir, cerita aku + kamu = kita (eaaaaaa... ini ga termasuk kali ya). Moga bisa ketuang yap pelan-pelan...

Bismillah...

Saturday, April 6, 2013

Mengarang Bebas :D


Banyak orang yang mengungkapkan bahwa menjadi seorang wirausahawan itu sangat menyenangkan dan menggiurkan. Mengapa demikian? Karena disanalah wadah untuk menyalurkan ide dan potensi diri bagi pengusaha tersebut serta sebagai tempat untuk berfikir kritis dimana pengusaha harus memilih usaha apa yang sebaiknya dijalani dan bagaimana cara-cara dan trik-trik dalam mengembangkan usaha tersebut dengan membawa suatu visi dan misi yang jelas. Asumsi  dan teori ini pula yang membuat saya memiliki keinginan untuk berwirausaha. Jika disuruh memilih dari sekian banyak usaha yang ditawarkan di zaman yang serba canggih ini, saya akan memilih untuk menjalankan usaha kos-kosan yang punya warung makan di halaman depannya. Kos-kosan itu letaknya di sekitar daerah yang ramai oleh siswa/mahasiswa.

Dalam berwirausaha, seseorang/ suatu kelompok idealnya mempunyai tujuan-tujuan tertentu yang dapat mendukung usaha tersebut. Begitu pula dengan saya, ada beberapa tujuan yang saya harap dapat menunjang usaha yang akan saya lakukan kelak. Diantaranya: (1) Terwujudnya kos-kosan dan warung makan yang banyak diminati oleh para siswa/mahasiswa dengan cara menyediakan kamar-kamar yang bervariasi dan menarik. Mulai dari ukurannya, dari yang kecil hingga kamar yang luas. Lalu kamar mandinya, ada yang kamar mandi dalam dan kamar mandi luar. Menyediakan dapur umum, wastafel umum, TV dan kulkas umum sehingga anak kos tidak perlu membawa perlengkapan berlebihan di kamar mereka yang dapat mempersempit kamar. Ditiap kamar disediakan meja, rak buku dan kursi belajar. Menyediakan speedy dengan bayaran tambahan perbulannya. Dan pastinya membuat anak kos menjadi nyaman, aman dan tentram untuk belajar. (2) Dapat membantu warga sekitar untuk dijadikan tenaga kerja untuk perawatan kosan dan warung makan.

Yang tidak kalah penting dalam mengembangkan suatu usaha adalah modal. Saya akan mendapatkan modal tersebut dengan uang tabungan saya selama ini, pinjam ke keluarga atau orang tua bisa meminjamkan modal kepada saya dan jalan terakhir yang saya pilih adalah meminjam ke bank.

Kelebihan usaha ini adalah dapat menghasilkan penghasilan tetap perbulan tanpa harus bekerja tetap atau stand by disana, mudah dikontrol bagaimana perkembangan dari usaha tadi, bisa dilakukan berbarengan dengan pekerjaan lain atau dijadikan pekerjaan sampingan. Kelemahan usaha ini adalah tidak fleksibel dibandingkan dengan usaha online, butuh modal yang besar dan waktu yang dibutuhkan untuk mendirikan usaha juga panjang. Penghambat usaha ini adalah jika tidak menemukan daerah yang strategis dan tenaga kerja yang baik.